GNNINDONESIA.COM, PANIAI – Pemerataan akses pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Paniai dalam menyusun arah pembangunan infrastruktur daerah. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum Kabupaten Paniai, Adnan, S.H., M.M., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses terhadap pelayanan dasar. Hal tersebut disampaikan Adnan saat mewakili Bupati Paniai, Yampit Nawipa, dalam kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Bidang Infrastruktur Tahun Anggaran 2026, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang berlangsung melalui Bappeda Kabupaten Paniai tersebut mengangkat tema sinergi perencanaan pembangunan infrastruktur, pemerataan pelayanan dasar, dan konektivitas wilayah. Adnan menjelaskan, pembangunan jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai fasilitas pelayanan pemerintah. Konektivitas wilayah yang semakin baik diharapkan dapat mempermudah masyarakat menjangkau sekolah, fasilitas kesehatan, serta pusat pelayanan publik lainnya. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga diharapkan memperlancar mobilitas penduduk, distribusi barang, dan hasil produksi masyarakat. Ia meminta seluruh OPD agar menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam menentukan prioritas pembangunan. Adnan juga menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dan kajian teknis yang memadai agar setiap program dapat dilaksanakan secara tepat sasaran. Melalui perencanaan yang terintegrasi, Pemkab Paniai berharap pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara berkelanjutan Terkait Navigasi pos H. Affandi Udji Minta Aspirasi Kadin Daerah Ditindaklanjuti dalam Rapimnas Kadin Indonesia 2026